Assalamu'alaikum........
apa kabar nih temen-temen blogger hari ini........?
sekarang gw mau sedikit ngasih tau buat temen-temen blogger yang gak tau gimana sih cara nentuin hari raya idul fitri yang sekarang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan di-indonesia banyak perbedaan disana-sini dalam pelaksanaannya......
pemerintah pada hari senin 29 agustus 2011 pada jam 16.00 wib melakukan sidang itsbat untuk menentukan 1 syawal atau hari lebaran, dalam pelaksanaannya untuk menentukan tanggal 1 syawal perlu dilakukan beberapa metode yaitu..........:
Yang pertama melalui HISAB...
hisab adalah perhitungan secara matematis atau astronomis untuk menentukan posisi bulan atau dimulainya awal tahun pada tahun hijriyah
yang kedua yaitu melalui RUHYAT (kaya nama temen gw)
ruhyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal yaitu bulan sabit yang nampak pertama kali setelah ijtimak.
hilal dapat dilihat dengan mata telanjang atau dengan menggunakan teleskop pada saat petang atau sekitar dari jam 16.00-maghrib.
nah dalam sidang itsbat yang dipimpin suryadarma ali (menteri agama) dihadiri juga am'ruf amin (ketua MUI) dan beberapa perwakilan dari ormas islam menggunakan metode ruhyat yang menyimpulkan dari 33titik pemantauan hilal dari seluruh indonesia dinyatakan bahwa tidak ada yang melihat hilal padahal beberapa santri yang mengamati didaerah cakung (jakarta) bahwa mereka melihat hilal dan dari jepara pun mereka melihat hilal....kalo menurut gw itu sudah sah kalo ada yang melihat hilal tapi dari sidang itsbat mereka menolak pernyataan tersebut dengan alasan hilal yang mereka lihat tidak memenuhi syarat karena syarat yang digunakan jika melihat hilal harus lebih dari 2derajat saat yang dilihat dicakung dan jepara hanya 1,3derajat....
DISINI ADA KESALAHAN dan saya akan menjelaskan....
pada zaman nabi MUHAMMAD SAW terjadi kesulitan dalam melihat hilal karna beberapa pemantauan yang dilakukan sahabat dan umat nabi muhammad mereka tidak melihat hilal pada saat akan ditentukan awal 1 syawal tiba-tiba ada yang lari ke-arah rosul dan orang tersebut bilang bahwa dia melihat hilal pada saat itu juga orang tersebut disumpah dan lansung ditetapkan bahwa besok adalah 1 syawal.
dari kejadian tersebut tidak dilihat seberapa derajat hilal yang dilihat tapi barang siapa yang melihat hilal seberapa ketinggiannya maka itu sah tapi anehnya dari sidang itsbat ditentukan 2derajat ketinggian hilal baru dinyatakan sah....pertanyaannya adalah dari mana mereka bisa menentukan 2derajat???????? ANEH mereka bikin syarat tersendiri padahal rosul juga tidak mensyaratkan berarti mereka tidak mengikuti apa yang ditentukan nabi muhammad saw itu artinya BID'AH!
maka kalo mengikuti sunah rosul 1 syawal jatuh pada tanggal 30 AGUSTUS 2011
dalam penentuan 1 syawal tidak segalanya menggunakan ruhyat itu mustahil tanpa dibarengi dengan hisab pada konteks permasalahan ini sebenarnya disengaja oleh segelintir orang untuk memecah belah umat islam!
Jadi gimana temen-temen blogger mau ngikutin sunah rosul atau tunduk sama keputusan pemerintah yang seutuh tidak selalu benar??????????
SILAHKAN MENILAI SENDIRI!!!!!!!!!!!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong dibantu komentarnya yah yang membangun :